HhxH eps 9 : Menchi x Benar-benar marah x Ujian ke-2?

Sunday, May 23, 2010

Para peserta tiba di tempat ujian ke 2. Di depan mereka berdiri sebuah bangunan mirip gudang yang besar. Dari dalam terdengar suara orang mendengkur. AKirnya, tepat pukul 12, pintu bangunan tadi terbuka dan di dalamnya telah menunggu 2 orang, yang satu pria berbadan gemuk dan sangat besar bernama Buhara, dan yang satu lagi seorang wanita berambut pink bernama Menchi. Mereka kemudian memperkenalkan diri sebagai Hunter Kuliner dan penguji babak ke-2 dan mengumumkan bahwa ujian tahap ke-2 adalah memasak.

Todo, sedikit mengeluh tentang topik ujian kali itu. Namun Menchi menjawab dengans sedikit sinis bahwa orang yang tidak suka dengan topik ujiannya boleh segera pulang ke rumah. Setelah itu, para peserta tidak ada yang berani protes lagi. Menchi dan Buhara kemudian menjelaskan aturan ujian babak ke-2 itu. Pertama, peserta harus memasak makanan yang ditentukan oleh Buhara. Jika lolos, peserta harus memasak makanan yang ditentukan menchi. PEserta lolos jika buhara dan menchi merasa makanan yang dimasak enak. Waktu ujian berakhir jika menchi dan buhara telah merasa kenyang. 

Todo kembali komplain tentang peraturannya. Ia berpendapat bahwa penilaiannya sangat subjektif karena rasa makanan itu relatif tergantung yang memakannya. Namun menchi kembali mengatakan bahwa yang tidak setuju boleh meninggalkan ujian. Suasana jadi sedikit kacau karena peserta mulai menyalahkan satu dengan yang lain karena terlalu banyak komplain. Akirnya, gon meminta menchi melanjutkan penjelasannya. Setelah selesai memberi penjelasan, ujian pun dimulai.

Untuk tahap pertama, Buhara meminta peserta membuat barbeque babi. Namun, babinya harus babi Great Stamp, babi yang terkenal buas yang tinggal di hutan daerah situ. Tiba-tiba, segerombolan babi Great Stamp mulai muncul dan mengejar para peserta. Pesrta lari tunggang langgang karena tidak ingin dimakan babi itu. Demikian juga gon. Saat dikejar, gon melompat ke badan babi itu dan kemudian dengan kesulitan, ia memukul kepalanya. AKirnya babi itu pingsan. Gon kemudian tahu bahwa itu adalah kelemahan babi itu. Ia kemudian memberitahu leorio yang juga sedang dikejar-kejar. Leorio pun berhasil melumpuhkan babi itu, begitu juga peserta yang lain. Dan akirnya, setelah beberpa saat, sebagian dari para peserta berhasil membawa babi baberque yang diminta oleh Buhara. 

BUhara pun mulai memakannya. Dari kejauhan, Satotsu memperhatikannya. Satotsu bertanya-tanya berapa peserta yang dapat memuaskan lidah Buhara, HUnter Kuliner yang hebat. Namun, buhara terlihat sangat kelaparan dan menikmati babi-babi tadi, sekalipun ada yang gosong. Dan akirnya, buhara menghabiskan semua babinya dan menjadi kenyang. Sebagian peserta sangat heran karena buhara mampu memakan makanan yang jumlahnya jauh lebih besar dari tubuhnya. TErnyata, 70 orang yang berhasil membuat babi barbeque berhasil lolos karena buhara menyukai semuanya. 

Kemudian giliran menchi yang menentukan makanan. Menchi meminta peserta membuat Sushi. Peserta mulai kebingungan karena mereka tidak tahu makanan seperti apa sushi itu. Menchi kemudian mengajak peserta masuk ke sebuah bangunan dan memperlihatkan peralatan dan bahan masak standar seperti pisau, penekan, bumbu dan nasi yang dapat digunakan peserta untuk membuat sushi.

Ujian membuat sushi segera dimulai. PEserta mulai mengamat-amati alat dan bahan yang disediakan. Ternyata, Hanzo tahu apa itu sushi karena itu merupakan makanan khas negaranya. Kurapika pun tahu sedikit tentang sushi, yaitu makanan yang terdiri dari nasi, diberi bumbu dan di atasnya diberi potongan ikan segar. Ia pun kemudian mengatakan pada leorio. Namun, kata-kata mereka terlalu keras sehingga peserta lain tahu dan segera mencari bahan lainnya, yaitu ikan.

Setelah mendapat ikan, peserta pun mulai membuat sushi. Yang pertama selesai adalah leorio. Ia kemudian memberikannya pada Menchi. Leorio membuat menyajikan ikan segar yang masih setengah hidup dicampur dengan nasi gulung. Tapi menchi membuangnya. Ia kemudian menyuruh Leorio membuatnya lagi. Satu demi satu peserta pun memperlihatkan hasil masakan mereka, namun tidak ada yang membuat sushi dengan benar hingga akirnya giliran hanzo. Hanzo berhasil membuat sushi yang sebenarnya dan akrinya, menchi memakannya. Namun menchi masih belum puas dengan rasa sushi yang dibuat hanzo. Hanzo kemudian marah dan protes. Ia mengatakan cara membuat sushi dengan keras yang menyebabkan peserta lain tahu. Akirnya mereka semua berhasil membuat sushi.

Satu per satu menchi mencicipi sushi buatan peserta. namun tidak ada satu peserta pun yang berhasil memuaskannya. PEnilaian dari menchi memang sangat amat ketat. Akirnya, menchi pun kenyang dan mengumumkan bahwa waktu ujian habis. Dan itu berarti bahwa tidak ada peserta yang tidak lolos. Semua peserta pun menjadi marah.


--HxH eps 9 selesai--

Pesulap x Senyuman x Peringatan hewan liar

Setelah muncul penguji yang lain, peserta menjadi bingung. Leorio kemudian maju dan meminta penguji baru untuk menunjukkan bukti. Ia kemudian membuka barang yang ia bawa. Ternyata isinya adalah makhluk aneh (beast) yang berwajah mirip satotsu. Makhluk itu disebut monyet bermuka manusia yang tinggal di Rawa Numele. Mereka suka meniru manusia dan menipu manusia untuk dimakan. Sebagaian peserta mulai percaya pada penguji baru tadi. Namun, Gon tiba-tiba berceletuk apakah hal tersebut bagian dari ujian hunter. Kurapika juga menambahkan bahwa penguji pasti memiliki kartu lisensi hunter dan meminta untuk menunjukkannya. Penguji baru kemudian memberitahu bahwa semua barang miliknya telah diambil monyet itu. 

Saat peserta makin bingung, beberapa kartu remi melayang ke tengah-tengah kerumunan peserta tadi. Kartu tadi dilempar ke arah penguji. Penguji baru jatuh terturusk kartu-kartu tadi. Namun, satotsu berhasil menangkapnya dan mengamati siapa yang melemparnya. Ternyata hisoka yang melakukan hal itu. Ia melempar mereka dengan sengaja. Ia berkata bahwa seorang hunter pasti dapat menahan serangan sederhana yang dilakukan hisoka tadi. Tidak lama kemudian, monyet yang dibawa penguji baru tadi melompat dan berlari, namun hisokajuga membunuhnya. Satotsu yang tahu hal itu memuji cara hisoka membedakan mereka. Namun, ia memperingatkan pada hisoka untuk tidak melakukan kekerasan pada penguji atau akan didiskualifikasi.

Akirnya para peserta melanjutkan ujian mereka dengan berlari. mereka harus menyeberangi rawa numele. Saat berlari, kabut mulai muncul. Killua memperingatkan gon untuk lari lebih ke cepat ke depan agar dapat menjauhi hisoka yang  sangat berbahaya. Akirnya kabut menjadi sangat tebal dan sulit untuk melihat orang-orang di depan atau di belakang para peserta. Bukan hanya kabut yang menjadi rintangan, namun banyak hewan-hewan buas dan aneh yang muncul. Mulai dari kupu-kupu penghipnotis sampai ikan rawa raksasa. Banyak peserta yang dimangsa ataupun terkena jebakan hewan-hewan di rawa itu. 

Saat gon dan killua berlari di depan, kurapika, leorio dan beberapa peserta lain diserang oleh hisoka. Hisoka sangat bosan dan berpura-pura bertindak sebagai penguji. Ia akan membunuh peserta yang ia rasa tidak layak untuk lolos. Para peserta yang mendenganr hal itu  menjadi marah dan mengeroyok hisoka. Namun hanya dengan satu kartu, hisoka yang mengaku sebagai pesulap terhebat membunuh mereka semua dengan sangat senang.

Akirnya tinggal 3 peserta yang tersisa, Kurapika, Leorio, dan peserta nomor 53. Peserta nomor 53 berbisik pada mereka untuk lari karena hisoka terlalu kuat untuk dilawan. AKirnya mereka bertiga lari berpencar. Karena hisoka berpikir yang mereka lakukan sangat tepat, hisoka membiarkan mereka selama 10 detik untuk berlari. Setelah 10 detik, hisoka mulai akan mengejar mereka. namun, leorio muncul dari dalam kabut. Ia sudak muak dan marah atas kelakuan hisoka. Dengan kayu yang ia bawa, leorio menyerang hisoka. Tapi hisoka bisa menghindar dan memotong kayu leorio dengan sebuah kartu menjadi berkeping-keping. Leorio kaget dan hisoka langsung memukul perutnya dan memegang wajah leorio. Hisoka kemudian mengarahkan kartu ke wajah hisoka. Namun tiba-tiba sebuah pemberat pancing menuju ke arah hisoka dan mengenai wajahnya.

Ternyata gon datang untuk membantu leorio. Hisoka melepaskan leorio dan menuju arah gon. Dari belakang, leorio kembali menyerang. Namun hisoka tahu dan memukul muka leorio dengan keras. Gon tidak tinggal diam dan mengarahkan panncing ke hisoka. Namun hisoka menghilang dan muncul di belakang Gon dan mencekiknya sambil mengamati wajah gon. Namun, entah mengapa hisoka berkata bahwa gon lolos ujian dari hisoka. Kurapika akirnya kembali juga untuk menolong leorio. Namun, ponsel dalam saku celana hisoka berdering. Hisoka mengangkatnya dan berbicara sesuatu. Setelah itu, ia menggendong leorio dan berkata bahwa leorio lolos juga. Kemudian hisoka segera berlari ke arah kabut.

Gon merasa lega dan ketakutan. Namun kurapika mengatakan bahwa mereka harus mengikuti hisoka dan kembali ke tempat ujian selanjutnya. Akirnya mereka bergegas berlari lagi. Penciuman gon yang tajam mampu mencium parfum leorio. Sehingga, mereka tahu kemana leorio dibawa. 

Di suatu tempat, satotsu dan yang lain telah menunggu peserta yang tersisa. Waktu ujian juga akan segera habis. Namun, gon dan kurapika belum kembali juga. Dan tepat sebelum tanda ujian tahap ke satu habis dibunyikan, gon dan kurapika muncul berlari dari balik pepohonan. AKirnya, pistol pun ditembakan dan ujian tahap satu pun berakhir. DI sana gon mencari hisoka dan leorio. Ia melihat hisoka dan hgisoka menunjukkan leorio yang sedang tergeletak di bawah pohon. Gon dan kurapika membangunkan leorio. Ujian tahap satu selesai dan disana akan dimulai ujian tahap 2. 148 peserta yang tersisa penasaran apa yang akan dihadapi di ujian babak kedua.

--HxH eps 8 selesai--

Libur Nulis xD

Sunday, May 9, 2010

Halo semua pembaca HxH Indonesia. Maaf ya karena sudah beberapa hari tidak ada tambahan di blog ini.
Saya sedang kena sindrom malas dan sedikit sibuk dengan pekerjaan lain. Semoga semuanya dapat saya selesaikan dan saya bisa secepatnya mengupdate blog ini lagi.

O iya, saya akan senang sekali jika ada yang mau berkontribusi di blog ini. Terutama tentang ringkasan ceirta (anime/manga) ato mau menguploadkan video HxH. Hahaha. Saran kritik pun saya tunggu-tunggu.

Luv n Peace n Gbu!

T_Q n sampai jumpa!

HxH eps 7 : Trauma x Batas x Jebakan Mains

Sunday, May 2, 2010

Ujian terus dilanjutkan. Semua peserta masih berlari mengikuti satotsu  dan tampak mereka sangat kelelahan. Di antara mereka, seorang berkepala botak berbicara pada peserta disebelahnya bahwa orang itu tidak sekuat yang ia duga jika dalam ujian tahap 1 saja sudah kelelahan berlari. Pria berkepala botak itu sendiri memang tidak terlihat kelelahan.

Sementara itu, gon dan killua mencari leorio. Namun di tengah perjalanan, mereka bertemu tompa yang tergeletak. Tompa kemudian perlahan bangun dan meminta mereka melihat ke atah yang ia tunjuk. Katanya sesuatu yang buruk terjadi padanya dan leorio. Mereka masuk ke dalam sebuah perangkap yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya. Gon dan kurapika pun menuju ke tempat yang tompa tunjukkan. Setelah mereka pergi, tompa pun berdiri dan tersenyum sinis. Ia lalu pergi meninggalkan tempat itu.

 
DI tempat lain, nicole terlihat seperti orang gila yang ketakutan. Ia melihat bayangan orang-orang di sekelilingnya yang terus menghinanya dan mengatakan bahwa ia adalah kesalahan dan tidak cocok megikuti ujian hunter. Saking takutnya, ia jatuh ke tanah dan berteriak-teriak. Leorio yang bersamanya menjadi heran. Tiba-tiba, muncul suara seseorang memanggil nama leorio dari arah belakang. Leorio berbalik dan melihat bayangan sesoorang berpakaian merah muda. Sambil terbata-bata, leorio menyebutkan nama orang itu, yaitu Pietro. Tiba-tiba, leorio sudah berdiri di suatu kota di pinggir pantai. Orang yang bernama Pietro tadi muncul juga dan masuk ke dalam sebuah rumah. Leorio kemudian mengikutinya.

Bayangan pietro yang muncul

Gon dan Kurapika akirnya menemukan nicole yang sudah tergeletak di lantai. Kurapika memanggilnya. Nicole kemudian perlahan bangun dan terlihat mukanya penuh keringat dan air mata. Nicole tampak seperti orang yang linglung dan tidak bisa berpikir lagi. Nicole berdiri dan kemudian berjalan pelan meninggalkan mereka sambil sebentar-sebentar tertawa kecil seperti orang gila. Gon dna kurapika kemudian bergegas mencari leorio.

Tidak jauh dari situ, ternyata leorio sedang berjalan menyusuri salah satu lorong dalam terowongan itu. Ia terlihat seperti terhipnotis dan memanggil-manggil nama pietro. Dalam pikiran leorio, ia masuk ke dalam sebuah rumah dan di depannya tergeletak di tempat tidur seseorang yang mukanya di tutup oleh kain. Orang itu tidak lain adalah orang bernama Pietro tadi. Leorio kemudian memanggilnya. Orang tadi kemudian berkata pada leorio bahwa leorio terlambat. Sekarang ia sudah mati dengan menyedihkan. Tubuh yang leorio lihat saat itu adalah mayatnya. Ia kemudian meminta leorio untuk menyembuhkannya karena leorio hampir menjadi dokter. Pietro terus memanggil nama leorio dan memintanya meneyembuhkannya. Leorio merasa bersalah dan takut lalu berteriak.

Leorio melihat mayat pietro

Dari kejauhan, gon dan kurapika mendengar teriakan leorio. Namun, tiba-tiba kurapika berhenti. Tatapannya menjadi kosong. Dalam pikiran kurapika, ia melihat bayangan laba-laba yang besar dan kemudian menyebutkan kata Genei-Ryodan. Kurapika mengeluarkan senjatanya dan mengambil posisi menyerang. Dalam pikirannya, ia mendengar suara kuda yang berlarian. Akirnya ia terduduk diam dan menunduk hingga akrinya jatuh tergeletak. Iris Mata kurapika pun juga berubah warnanya menjadi merah. menjadi merah. Gon kemudian menggendong kurapika dan kembali mencari leorio.

Kurapika ketakutan

Tompa yang saat itu sedang kembali ke jalan peserta lain berlari bertemu dengan anak yang menaiki skateboard yang datang dari arah yang berlawanan dengannya. Anak itu menghalangi langkah tompa dan bertanya apakah ia menjebak gon dan yang lain. Tompa  menyangkalnya. Namun anak tadi mengatakan bahwa orang yang menggunakan cara kotor akan mati dengan cara yang kotor pula. Anak itu kemudian pergi. Tompa yang ketakutan menghela napas dan kemudian melanjutkan untuk kembali ke peserta yang lain.

Di lain tempat di pinggir laut, leorio terlihat sedang duduk termenung. Di dektanya ada pietro. Leorio meminta maaf padanya karena tidak dapat menolongnya dulu. Ia tidak memiliki uang untuk mengoperasinya. Ia juga tidak punya uang untuk kuliah kedokteran dan menolongnya. Ia menyalahkan dirinya karena dulu ia tidak memiliki uang. Leorio kemudian melihat ke arah pietro dan kaget karena yang dilihatnya adalah tengkorak. 

Kurapika yang sedang digendong gon pun meronta-ronta. Ia seperti melihat sesuatu yang memankutkan. Tiba-tiba, anak yang memakai skateboard datang dan menendang kurapika. Akirnya kurapika sadar. DI situ anak tadi mengatakan bahwa sebenarnya bau harum/manis yang mereka cium bukanlah bau getah penembuh, tetapi merupakan bau getah pohon hayalan yang dulu digunakan oleh para pembunuh bayaran. Bau getah phon itu membuat orang yang menciumnya akan teringat pada masa lalunya yang menyakitkan sehingga dapat merusak pikiran seseorang. Akirnya mereka sadar bahwa tompa telah menjebak mereka. Anak tadi kemudian menyuruh mereka untuk beregegas mencari leorio agar dapat menyusul peserta lain. Di situ, gon menanyakan lagi siapa nama anak itu dan akirnya ia memberitahu bahwa namanya Killua, peserta nomor 99. Gon kemudian bertanya bagaimana mereka bisa menyusul yang lain. Killua menjawab bahwa ia akan meledakkan dinding terowongan yang tertutup getah dengan bom kecil yang ia bawa.

Saat itu, terlihat leorio masih terduduk di pinggir laut. DI belakakngnya, tengkorak pietro memintanya untuk menemaninya mati. Karena leorio tidak cocok menjadi dokter dan suatu saat semua makhluk hidup pasti akan mati. Leorio mengikuti pietro. Namun ia berhenti dan mengatakan bahwa ia tidak bisa mati sekarang. Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama dan ingin menolong orang sakit yang lain yang juga tidak memiliki uang sama seperti nya dulu sehingga tidak perlu mengalami hal serupa. Ia pun meminta maaf pada pietro. Pietro pun akirnya meminta leorio untuk menjadi dokter. Leorio pun terdiam dan tiba-tiba, pieotro meledak!

Terjadi ledakan besar di terowongan itu dan leorio pun tersadar. Di sana muncul gon, kurapika dan killua. Kurapika kemudian menjelaskan bahwa leorio telah terjebak oleh getah pohon hayalan. Killua akirnya menyuruh mereka berhenti bicara dan segera mencari peserta lain. Ia kemudian melemparkan bom lain yang ia bawa dan meledakkan dinding terowongan.

Killua, gon dan kurapika menyelamatkan leorio

Di terowongan lain, para peserta masih terus berlari. Sebagian dari mereka ada yang jatuh kelelahan. namun tompa berhasil kembali dan bertemu amori bersodara. Amori bersaudara berkomentar bahwa tompa telah berhasil lagi menyingkirkan pemula di ujian hunter itu. Tiba-tiba, terowongan yang mereka lalui bergetar.
Tiba-tiba, tembok terowongan itu hancur terkena ledakan. Dari dalam ledakan, muncul killua, gon, kurapika dan leorio. Satotsu yang melihat hal itu terkesan karena mereka bisa meloloskan dari terowongan di sebelah yang diselimuti oleh getah pohon hayalan. Tompa sangat kaget dengan hal itu. Leorio kemudian mendatangi tompa dan akan memukulnya. Namun gon dan kurapika menenangkannya.


MEreka semua kemudian melanjutkan berlari. Satotsu mengatakan bahwa mereka hampir sampai di pintu keluar yang melewati jalan menanjak yang curam. Satotsu kemudian menambahkan kecepatannya sedikit. Dalam perjalanan ke pintu keluar, kurapika dan leorio saling ngobrol. Kurapika akirnya tahu apa tujuan leorio sebenarnya dan berharap leorio dapat menjadi seorang dokter. Leorio pun masih tetap mennyangkal dan berkata ingin mendapatkan banyak uang.
Gon juga berlari dengan killua dan saling ngobrol. Killua bertanya mengapa gon ingin sekali menjadi hunter yang menurut killua sangat membosankan. Gon menjawab karena ayahnya juga seorang hunter. Sleain itu, gon juga ingin meminjam skateboardnya suatu saat nanti. Namun killua memberikan gon syarat yaitu jika gon juga mau meminjamkan pancingnya ^^


Pintu keluar terowongan

AKirnya mereka keluar dari terowongan dan tiba di Rawa Numele. Satotsu kemudian menjelaskan bahwa untuk mencapai tempat ujian hunter tahap 2, mereka harus melewati rawa ini. Di rawa ini terdapat banyak hewan langka. Selain itu ada pula hewan yang suka menipu manusia untuk memakannya. Oleh karena itu, satotsu meminta mereka untuk tidak tertipu oleh hewan itu.

Pintu terowongan pun tertutup dan mereka akan melanjutkan perjalanan. TIba-tiba, dari balik sebuah ruangan dekat situ, muncul seseorang yang membawa makhluk yang mirip seperti manusia.
Ia mengatakan bahwa satotsu adalah penguji palsu dan ialah yang merupakan penguji sebenarnya. Semua orang menjadi heran dan bingung apa yang sedang terjadi.

Orang yang mengaku sebagai penguji



--HxH eps 7 selesai--

HxH eps 6 : Steak x Maraton x Ujian Dimulai

Gon, Leorio dan Kurapika tiba di sebuah kota yang besar bernama subashi. Bersama kiriko yang menyamar sebagai orang, mereka menuju ke gedung tempat ujian hunter akan dilaksanakan, tepatnya beralamat di kota subashi 2-5-10. Setelah sebentar berjalan, mereka akirnya berhenti di alamat yang dituju yaitu sebuah gedung besar yang megah. Mereka sangat kagum dengan kemegahan gedung itu. Namun, dari sbeelah mereka, kiriko memanggil mereka dan menunjukkan bahwa gedung yang asli  ada di sebelah gedung megah itu, di sebuah bangunan kecil yang sederhana tempat menjual steak. Gon dan yang lain pun kaget dan tidak menduga bahwa pintu masuk ujian hunternya sangat kecil.

Saat masuk ke tempat makan tadi, mereka disambut seorang wanita pelayan dan koki di situ. Kiriko kemudian memesan steak combo yang dimasak dengan api kecil. Koki yang sedang memasak menyuruh kiriko dan yang lain menunggu di ruang belakang tempat makan itu. Dengan diantar oleh pelayan toko tadi, mereka masuk ke dalam ruangan itu melewati sebuah pintu di bagian belakang tempat makan itu. 

Di dalam ruangan itu kosong dan tidak ada apa-apa. Di dalam, kiriko berkata bahwa ujian akan segera dimulai. Dari sekian juta pendaftar, peluang untuk mencapai tempat itu hanya 1 banding 10000. Kiriko memuji Gon dan yang lain karena sebagai pemula, kemampuan mereka sangat baik sehingga bisa sampai di tempat itu. Kiriko kemudian membagikan pin yang bertuliskan nomor masing-masing peserta ujian hunter. Secara berurutan, Leorio, Kurapika dan Gon memperoleh nomor 403, 404, dan 405. Dan akirnya mereka pun berpisah. Sebelumnya, gon berjabat tangan dan mengucapkan terimakasih pada kiriko.

Berpisah dengan kiriko


Beberapa saat setelah kiriko pergi, tembok dalam ruangan itu bergerak. Ternyata ruangan itu adalah sebuah lift dan sedang bergerak turun. Sambil menunggu lift berhenti, mereka membicarakan tentang sulitnya ujian hunter. Kurapika berkata bahwa peluang seorang pemula lolos ujian hunter adalah 1 orang dalam 3 tahun. Selain itu, banyak peserta yang mundur karena kerasnya ujian-ujian yang harus dihadapi. Gon kemudian menanyakan mengapa orang-orang ingin menjadi hunter padahal ujian hunter sangat berbahaya. Leorio dan kurapika kaget dan heran mengapa gon bisa ikut ujian padahal tidak tahu apa keuntungan dari ujian hunter. Kurapika dan leorio kemudian menjelaskan keuntungan yang bisa didapat jika lolos menjadi hunter. Bahkan, karena sedikit berbeda pendapat, mereka pun jadi berdebat. Namun, tiba-tiba lift berhenti dan pintunya terbuka. Mereka bertiga akirnya masuk ke ruangan gelap di depan pintu lift yang terbuka.

tiba di tempat ujian

Di dalam ruangan itu, telah menanti peserta ujian hunter yang lain dan jumlahnya cukup banyak. Kurapika bisa merasakan bahwa suasana di sana berbeda dengan ujian-ujian sebelumnya. Dari belakang gon, tiba-tiba muncul seorang yang bernama Tompa. Mereka pun berkenalan. Tompa juga mengatakan bahwa ia telah mengikuti ujian sebanyak 35 kali sehingga ia cukup tahu banyak tentang ujian hunter.
Seorang yang lain pun muncul. Ia juga merupakan peserta baru bernama nicole. Ia membawa laptop dan mengomentari tentang track record tompa yang telah mengikuti ujian hingga 35 kali dengan bantuan informasi di laptopnya. Mendengar komentar nicole, tompa memang menyebut dirinya "kegagalan selamanya". Nicole pun menegaskan dan mengatakan dengan nada sedikit menghina bahwa sebutan tadi memang cocok untuk orang seperti tompa. Nicole pun kemudian pergi.

Tompa melanjutkan lagi pembicaraannya. Ia memberitahu pada mereka bertiga bahwa ujian hunter kali ini diikuti oleh orang-orang yang unik. Tompa kemudian menunjuk pada salah satu orang di pojok ruangan. Di sana ada seorang seperti ninja yang sedang mengobrol. Namun di belakangnya lagi ada sebuah anak yang berdiri sendirian. Anak itu kemudian memandang ke arah mereka. Gon pun balas melihat ke arahnya. Pandangan mereka saling bertemu untuk sesaat hingga suara teriakan dari arah lain muncuk. Anak tadi melihat ke arah suara itu.

Sebuah kartu melayang dan menancap di tembok tepat di depan seorang yang berteriak tadi. Seseorang berdandan seperti badut mengambilnya. Orang yang berteriak tadi minta tolong ketakutan. Ternyata orang yang berteriak tadi tidak sengaja menabraknya dan ia menyuruhnya berhati-hati agar saat berjalan agar tidak menabrak orang lagi. Dari sisi lain, tompa mengatakan bahwa orang berbahaya muncul lagi dalam ujian kali ini. Ia adalah pesulap bernama hisoka. Pada ujian sebelumnya,ia hampir lulus ujian namun didiskualifikasi karena hampir membunuh penguji ujian hunter yang ia tidak suka. Ia bahkan membunuh sekitar 20 peserta ujian yang lain. Ia menyarankan untuk tidak mendekat ke hisoka.

Hisoka beraksi

Tiba-tiba suara bell berdering kencang. Dari atas ruangan itu seseorang yang membawa bell berdering tadi melayang turun. Sampai di bawah, bell pun berhnti. Semua pandangan tertuju padanya. Ia berkata bahwa ujian akan dimulai. Ia mengatakan juga bahwa ujian hunter sangatlah keras bahkan nyawa seseorang bisa hilang saat mengikuti ujian hunter. Ia kemudian berjalan dan mengatakan bahwa yang masih tetap ingin mengikuti ujian, bisa mengikutinya. 

Ternyata semua orang yang ada di sana mengikuti orang tadi. Jumlah total peserta ada 404. Mereka terus berjalan dan sadar bahwa kecepatan berjalannya semakin meningkat secara perlahan. Tompa telah mengetahui bahwa ini adalah ujian tahap satu. Orang yang meyuruh mereka mengikutinya akirnya memperkenalka dirinya. Ia adalah satotsu, penguji ujian hunter tahap pertama. Ia menjelaskan bahwa ujian hunter tahap pertama adalah mengikutinya hingga tempat ujian hunter tahap kedua.

ujian tahap 1 dimulai

30 menit berlalu. Satotsu mempercepat langkahnya berjalan. Peserta ujian mengikutinya dengan berlari karena satotsu berjalan dengan sangat cepat. Gon berpikir bahwa ujian ini cukup aneh. Namun kurapika menjelaskan bahwa ujian ini merupakan ujian untuk menguji stamina dan kekuatan seseorang. Tompa juga menambahkan bahwa selain itu, mental peserta juga diuji karena peserta tidak pernah tahu sampai kapan mereka harus berlari mengikuti satotsu. 

Di tengha mereka sedang berlari, gon meminta tompa untuk menyebutkan siapa dan orang-orang seperti apa yang mengikuti ujian saat ini. Tompa kemudian menyebutkan beberapa peserta yang sudah ia kenal. Yang pertama adalah nomor 103, Barbon si peniup suling ular, orang yang pendendam. Nomor 76, Cherry, sangat hebat dalam pertarungan tangan kosong. Nomor 255, Todo si pegulat yang kuat dan pintar. Nomor 197-199, amori bersaudara yang sangat kompak sehingga dapat melewati ujian dengan baik. Nomor 384, Gareta, ia mampu membunuh berbagai jenis hewan dengan senjata blowgun dan pentungan (xD). Ia juga cukup hebat. Itu saja yang tompa jelaskan.

Dari belakang, seorang anak yang gon lihat di awal tadi muncul dengan menaiki papan luncur. GOn sangat terkesan oleh hal itu. Namun Leorio mengatakan bahwa anak itu curang. Namun gon dan kurapika mengatakan bahwa penguji tidak melarang hal itu. Gon menanyakan siapa nama dan berapa umur anak itu. Ia tidak menjawab. Gon kemudian memperkenalkan dirinya dan memberitahu umurnya. Anak tadi kemudian melompat dari papan luncurnya dan ikut berlari. Anak tadi bertanya pada leorio berapa umurnya, dan leorio menjawab bahwa umurnya juga masih belasan sama seperti mereka. Gon, kurapika, dan tompa pun kaget karena secara fisik leorio terlihat sangat dewasa.

3 Jam telah berlalu dan mereka pun masih tetap berlari. Mereka kemudian melewati sebuah pertigaan. Satotsu memilih terowongan sebelah kiri dan peserta pun mengikutinya. Namun, di pertigaan itu, gon dan yang lain mencium bau yang harum dari terowongan sebelah kanan. DI belakang, leorio terlihat kelelahan dan mulai pesimis akan bisa melewati ujian hunter. Karena sudah sangat lelah, ia kemudian berhenti berlari. Gon, kurapika, tompa dan anak tadi berhenti. Gon ingin menolong leorio. Tapi anak tadi mengatakan bahwa tidak perlu menolongnya. Namun gon mengatakan bahwa mereka adalah temand dan ingin menolongnya. GOn menanyakan pada tompa apa yang harus dilakukan. Tompa menjawab bahwa bau harum yang mereka cium tadi mirip seperti bau getah pohon yang biasa digunakan hunter yang kelelahan untuk menembalika energi mereka. Kurapika berpikir bahwa kemungkinan bau tadi merupakan jebakan. Tapi tompa mengatakan bahwa mereka harus mencoba daripada meninggalkan leorio tidak bisa berbuat apa-apa di sana. Tompa juga menambahkan bahwa ia selalu gagal karena sifatnya yang suka menolong orang. AKirnya leorio setuju dan menyuruh gon dan yang lain pergi duluan.

Ingin menolong leorio

Saat menuju ke pertigaan, tompa dan leorio bertemu nicole yang ternyata juga kelelahan. TOmpa pun juga membawa nicole ke tempat dimana getah pohon berbau harum tadi ada. Sementara itu, kurapika dan gon kawatir dengan leorio. Gon kemudian minta maaf pada anak yang membawa papan luncur karena telah membuatnya ikut menunggu. Gon kemudian menyuruhnya kembali berlari. Namun anak itu diam saja. kemudian gon dan kurapika segera menyusul leorio.

Tompa akirnya sampai di tempat bau harum tadi berasal. Tompa kemudian mendudukkan leorio dan nicole di situ dan mengatakan yang sesungguhnya bahwa tempat itu merupakan jebakan dan mereka akan gagal. Tompa juga mengaku bahwa ia memiliki sebutan yaitu rookie crusher. Ia kemudian meninggalkan mereka.

Tompa meninggalkan Leorio dan Nicole


--HxH eps 7 selesai--

HxH Eps 5 : Kebohongan x Kebenaran x Kiriko

Friday, April 30, 2010

Setelah berhasil menjawab pertanyaan dari nenek di sebuah kota yang misterius, gon, leorio dan kurapika berjalan melewati lorong yang telah ditunjukkan nenek tadi. Ia juga berkata bahwa di bawah pohon di atas bukit ada rumah yang ditinggali sepasang suami istri yang juga merupakan navigator. Dalam perjalanan ke sana, gon menanyakan pada kurapika apa navigator itu. Kurapika kemudian menjelaskannya. Saat menjelaskan, leorio berhenti karena kecapekan. Ia juga mengeluh mengapa belum sampai juga ke pintu keluar lorong tersebut. Namun, gon telah melihat pintu keluarnya dan memberitahu leorio. AKirnya leorio segera berlari menuju pintu itu. 

Akirnya mereka bertiga sampe di ujung lorong dan di luar terdapat danau. Cuacanya cukup berkabut saat itu. Kemudian mereka memikirkan cara untuk melewati danau itu. Namun, gon melihat ada perahu di dekat situ. Mereka kemudian menggunakan perahu itu untuk menyeberangi danau. Saat mendayung sampai ke tengah danau, muncul makluk besar dari dalam air. Leorio yang tahu hal itu ketakutan dan kemudian mendayung dengan cepat hingga sampai di tepi danau. 

Gon dan kurapika melihat-lihat keadaan sekitar. Mereka berdua menemukan sebuah artifak. Kurapika menjelaskan bahwa itu adalah artifak dari suku Sumi. Di artifak itu terdapat tulisan yang isinya berisi peringatan pada siapapun yang berbuat sesuatu pada artifak itu. Leoio tiba-tiba menyuruh gon dan kurapika untuk segela melanjutkan perjalanan. Akirnya mereka melanjutkan perjalanan melewati sebuah jalan kecil yang ada di situ.

Jalan yang mereka lewati menuju ke arah hutan. Keadaannya cukup gelap di dalam hutan itu. Namun hal itu tidak masalah bagi gon karena sudah terbiasan dengan hal itu di pulau whale dulu. Di dalam hutan terpasang papan peringatan adanya makhluk aneh (beast).
 Leorio sedikit kawatir dan menanyakan ada tidaknya makhluk buas dekat mereka. Namun gon yang memiliki penciuman dan insting tajam tidak merasakan hal itu.
Setelah berjalan beberapa saat, akirnya mereka sampai di pohon yang ditunjukkan kapten kapal kaijinmaru.

Di bawah pohon itu ada rumah yang terlihat sepi. Leorio mengetuk pintu rumah itu namun tidak ada jawaban. Leorio mencoba membuka pintu rumahnya dan ternyata memang tidak dikunci. Setelah pintu terbuka, mereka kaget karena di dalam rumah itu ada makhluk seperti binatang yang sedang mencengkeram wanita. Di sebelahnya juga tergeletak laki-laki yang meminta pertolongan. Tiba-tiba, monster di dalam rumah itu melompat keluar dari rumah sambil membawa wanita yang ia cengkeram tadi ke dalam hutan.

Gon dengan segera mengejarnya. Kurapika menyuruh leorio untuk menjaga dan merawat laki-laki yang ada di dalam rumah tadi dan ia sendiri membantu gon mengerjar makhluk tadi. Makluk tadi melompat dari pohon ke pohon. Gon dan kurapika pun mengejarnya dengan melopat di dahan-dahan pohon. GOn berteriak pada makhluk itu untuk mengembalikan wanita yang ia bawa. Makhluk itu kemudian menjawab bahwa mereka harus mengambilnya sendiri. Gon terkejut karena hewan itu dapat berbicara. Kurapika kemudian menjelaskan bahwa itu adalah makhluk aneh (beast) sehingga dapat berbicara. Dan makhluk itu bernama Kiriko, yang juga dapat merubah wujudnya menjadi manusia. Tahu hal itu, gon kemudian melompat lebih jauh dan mengarahkan pancingnya ke arah kiriko. Gon berhasil memukul kepala kriko sehingga kiriko jatuh. Wanita yang ia bawa terlempar dan ditangkap oleh kurapika.


Wanita yang terjatuh tadi tidak terluka. Ia kemudian meminta kurapika untuk menolong suaminya yang ada di rumah. Kurapika mengatakan bahwa suaminya tidak apa-apa karena sudah ada leorio. Saat berbicara dengan wanita itu, kurapika melihat tato yang ada di lengan wanita itu. Ia merasa ada sesuatu dengan tato itu.

Sementara di rumah tadi, leorio sedang merawat pria, suami dari wanita yang diselamatkan kurapika. Leorio menanyakan pada pira itu dimana letak tumbuhnya tanaman obat midakudo. Ia membutuhkannya untuk mengobati luka pria tadi. Kemudian pria tadi menunjukkan padanya. Namun pria tadi tetap merasa kawatir karena istrinya yang diculik. Namun leorio menenangkannya. Akirnya leorio berangkat untuk mencari tanaman midakudo.

Gon ternyata masih mengejar kiriko sampe di daerah sungai. Gon melihat kiriko berdiri di sebuah batu di tengah sungai dan tiba-tiba menghilang. Gon menuju batu tadi dan mengamati sekitar batu itu untuk mencari kiriko. Namun kiriko tidak ada. Tiba-tiba, d belakang gon dari dalam sungai, kiriko muncul dan menyerang gon. GOn menangkis serangannya dengan pancing dan balik menyerangnya. Kiriko melompat mundur dan terbang sambil menyuruh gon mengikutinya.


Dan di hutan, saat kurapika sedang mencoba membantu perempuan yang terluka berdiri, leorio datang dan menanyakan keadaan kurapika dan gon. Kurapika berkata bahwa gon sedang mengejar kiriko. Kurapika balik bertanya bagaimanankeadaan pria di rumah yang leorio rawat. Leorio mengatakan bahwa pria tersebut telah diberi obat penghilang rasa sakit dan tertidur. Tiba-tiba saja kurapika memukul muka leorio dengan senjata (tanto) yang ia pegang. Si perempuan tadi kaget.

Sambil menjaga keseimbangan karena terkena pukulan, leorio bertanya mengapa kurapika memukulnya. Kurapika pun menjawab bahwa ia tidak memiliki teman seorang makhluk aneh. Leorio pun kaget dan akirnya mengubah wujudnya menjadi kiriko. Ia bertanya darimana kurapika tahu hal itu. Namun kurapika menjawab walaupun ia adalah leorio yang asli, ia tetap akan memukulnya. Kurapika juga menambahkan bahwa leorio telah berjanji akan merawat pria yang berada di rumah dan akan memberikan hukuman padanya jika leorio meninggalkan pria itu sendiri. Akirnya kiriko menghilang. Kurapika kemudian melepaskan perempuan yang ia pegang. Perempuan itu terduduk di tanah. Kurapika berjalan sedikit dan berbalik ke arah perempuan itu dan menanyakan siapa ia yang sebenarnya.

Di tempat lain, gon dan kiriko tiba di sebuah tanah lapang. Kiriko mengangkat tangannya bersiap menyerang gon. Ia kemudian berkata bahwa ia akan mambalas apa yang telah gon lakukan padanya. Setelah itu kiriko melompat ke arah gon dan akan menncakarnya. Namun gon diam saja . Sesaat tangan kiriko akan mencapai gon, kiriko menghentikan serangannya dan bertanya mengapa gon tidak menghindar. Dan dengan polosnya, gon menangatakan bahwa ia tidak melakukan apa-apa pada kiriko itu sehingga kiriko harus membalasnya. Kiriko terdiam sebentar..

Saat itu terjadi, leorio telah berhasil mendapatkan tanaman midakudo dengan menuruni sebuah jurang. Sementara pria yang ia tinggalkan di rumah berdiri dan berubah menjadi kirko dan terbang ke tempat leorio. Dan saat leorio hampir berhasil kembali dari dalam jurang, pria yang ternyata adalah kiriko tadi muncul di atas jurang dan mengambil tali yang sedang digunakan leorio untuk memanjat jurang.

Sementara di hutan, perempuan yang bersama kurapika mengaku kalo dirinya adalah makhluk aneh juga yaitu kiriko. Kurapika mengetahuinya karena tatto yang ada di lengan perempuan itu. Tatto itu adalah tato yang dipake wanita suku sumi yang berjanji tidak akan pernah menikah. Namun, perempuan itu memiliki suami. Oleh karena itu kurapika tahu bahwa perepmpuan itu bukanlah dari suku sumi tapi makhluk yang sedang menyamar.

Begitu pula leorio yang sedang berhadapan dengan kiriko didekat jurang. Leorio akirnya berhasil mengetahui bahwa kiriko yang ada di hadapannya adalah pria yang ia rawat karena di lengan kanannya terdapat luka bekas suntikan. Kiriko yang kaget mengetahui bahwa leorio tahu hal itu. Kemudian leorio mengambil kesempatan untuk emnyerang kirko dengan melemparkan tempat membawa tanaman midakudo ke wajah kiriko. Kiriko jatuh dan leorio meompat ke arahnya sambil mengeluarkan pisau dan mengarahkan pada lehernya. 

Gon yang sedang bersama kiriko juga menjelaskan mengapa ia diam saja. Gon merasa heran ketika kiriko berkata ingin membalas gon.  Padahal gon tidak melakukan apa-apa padanya. Gon tahu bahwa ia bukanlah kiriko yang tadi. Dan kiriko pun bertanya darimana ia tahu bahwa ia adalah kirko yang berbeda dari kiriko yang gon pukul sebelumnya. Gon menjawab bahwa muka mereka berbeda. Bahkan suara kiriko yang ada dihadapannya memiliki suara yang lebih tinggi. Gon menambhakan bahwa ia bahkan dapat membedakan daun yang jatuh dari pohon, apalagi hanya kiriko saja. Gon telah menduga bahwa mereka berganti saat di sungai. Kiriko yang mendengar hal itu tertawa. Ia kemudian memanggil kiriko yang lain. Mereka berdua terkejut karena ada anak seperti gon yang kemunculannya sangat langka.

Akhirnya kurapika, leorio dan gon berkumpul lagi, bersama juga dengan 2 kiriko yang merupakan suami dan istri dan suami istri yang juga adalah kiriko yang merupakan anak perempuan dan laki-laki pasangan kiriko tadi. Salah satu kiriko kemudian menjelaskan bahwa mereka adalah navigator dan sedang menguji mereka bertiga. Kiriko yang menyamar menjadi perempuan mengatakan bahwa kemampuan kurapika dalam menganalisa sangat baik dan pengetahuan tentang sejarah kunonya juga luar biasa. Kiriko yang  menyamar menjadi laki-laki mengatakan bahwa leorio cukup sigap dalam memberikan pertolongan pertama. Ia juga tetap memberikan semangat saat laki-laki tadi kawatir. Dan 2 kiriko yang lain juga sangat terkesan akan kemampuan gon membedakan mereka berdua. Akirnya gon, kurapika dan leorio lolos melewati ujian dari navigator.



Kiriko pun akirnya membawa mereka terbang ke tempat ujian hunter yang sesungguhnya. 

Apa Tipe Nen Kamu?

Sunday, April 25, 2010


Setelah tau tentang nen, sekarang saatnya kamu tahu apa tipe nen mu!
Untuk mengetahui tipe nen mu, kamu harus menjawab beberapa pertanyaan disini!
Pertanyaan di situs itu ditulis dalam bahasa jepang. Jadi, saya tuliskan terjemahan dari pertanyaan kuis itu.
Btw, menurut saya kuis ini cukup bagus. Jadi, harus dicoba! Hehe!

Ini dia terjemahan dalam bahasa indonesianya.

Nomor 1 : Suatu hari saat berjalan, kamu menemukan 2 kucing hitam. Apa yang akan kamu lakukan?
  1. Membawa pulang
  2. Tidak membawanya pulang

Nomor 2 : Setelah melakukan nomor 1, apa selanjutnya yang kamu lakukan?
  1. Tetap harus membawa dan merawat kucingnya tidak peduli apapun syarat/kondisinya.
  2. Ingin merawat, tapi tidak diizinkan. Jadi saya mencari orang lain untuk merawatnya
  3. Tidak ingin merawatnya, biarkan orang lain saja
  4. Saya tidak bisa merawatnya di rumah
  5. Kucing hitam membawa sial
  6. Sekarang kucingnya lucu, tapi suatu saat akan jadi membosankan
  7. Lainnya

Nomor 3 : Saat bangun pagi hari, langit terlihat sedikit mendung. Menurut ramalan cuaca, kemungkinan untuk hujan 40%. Apa yang kamu lakukan jika ingin pergi?
  1. Berpikir akan hujan. Jadi saya membawa sembarang payung yang ada
  2. Berpikir akan hujan. Jadi saya membawa payung lipat saja
  3. Tidak membawa payung

Nomor 4 : Kamu dan temanmu setuju untuk bertemu di suatu tempat untuk bersenang-senang. Tapi, temanmu terlambat. Berapa lama kamu akan menunggu?

  1. Tidak menunggus sama sekali
  2. Sekitar 5 menit
  3. Sekitar 10 menit
  4. Sekitar 15 menit
  5. Sekitar 20 menit
  6. Ditunggu sampai datang

Nomor 5 : Kebalikan dari nomor 5, sekarang kamu yang terlambat datang. Temanmu terlihat sedikit marah. Apa yang kamu lakukan?
  1. Minta maaf dan setuju untuk memperhatikannya selama 3 hari ke depan
  2. Minta maaf dengan harapan ia tidak marah lagi
  3. Minta maaf dan berjanji untuk datang lebih awal lain kali
  4. Cari-cari alasan supaya kamu tidak disalahkan
  5. Cari-cari alasan dan berharap agar temanmu tidak marah lagi
  6. Hal semacam ini tidak akan terjadi pada saya

Nomor 6. Saat bangun pada pagi hari, kamu telah berubah menjadi seekor hewan. Hewan apa yang kamu pilih?
  1. Domba
  2. Macan tutul hitam
  3. Monyet
  4. Harimau
  5. Serigala jadi-jadian
  6. Kuda terbang
  7. Singa

Nomor 7 : Apa alasanmu memilih hewan tersebut (di nomor 6)?

  1. Karena saya memiliki firasat harus memilih hewan itu
  2. Karena saya suka jenis hewan itu
  3. Karena saya ingin berubah seperti hewan itu
  4. Asal pilih

Nomor 8 : Pelajaran apa yang paling kamu bisa?

  1. Science (Ilmu pengetahuan dan matematika)
  2. Bahasa
  3. Ilmu sosial
  4. Seni dan Musik
  5. Olahraga
  6. Tidak ada yang spesifik

Nomor 9 : Pelajaran apa yang kamu tidak suka?
  1. Bahasa
  2. Ilmu sosial
  3. Seni dan Musik
  4. Olahraga
  5. Tidak ada yang spesifik

Nomor 10 : Jika kamu penjadi pencuri, apakah yang ingin kamu curi?
  1. Nyawa orang lain
  2. Uang
  3. Permata dan batu-batu berharga lainnya
  4. Karya seni
  5. Benda antik
  6. Saya tidak akan pernah jadi pencuri!!

PERHATIAN : pertanyaan nomor 11-14 bisa dijawab lebih dari 1.

Nomor 11 : Dari daftar berikut, manakah yang merupakan kelebihanmu?
  1. Taat peraturan
  2. Bertanggungjawab
  3. Dapat dipercaya
  4. Punya keahlian yang dapat menarik perhatian orang lain
  5. Tegas
  6. Mudah mendapat motivasi
  7. Memiliki mood yang tidak tentu
  8. Baik dalam bidang musik dan melukis
  9. Unik
  10. Penuh waspada
  11. Melakukan segala sesuatu dengan cara sendiri


Nomor 12 : Manakah dari daftar di bawah ini yang merupakan kelemahanmu?
  1. Tidak berbakat dalam bidang organisasi
  2. sembrono
  3. suka mempermainkan orang
  4. benci pada banyak orang
  5. pelit
  6. tidak percaya pada hal-hal yang tidak logis
  7. individualis
  8. Tidak peduli dengan apapun untuk meraih tujuanmu
  9. Mudah marah
  10. Mudah menangis
  11. lambat
  12. mudah dikerjai orang lain

Nomor 13 : Manakah diantara orang ini yang ingin kamu bunuh?

  1. Orang yang sudah membunuh keluarganya sendiri
  2. Orang yang sudah membunuh orang yang saya cintai
  3. Orang yang menghina saya
  4. Orang yang ingin membunuh saya
  5. Orang yang sudah membunuh banyak orang di depan saya
  6. Orang yang menghianati saya

Nomor 14 : Dalam keadaan apa kamu bisa menangis?
  1. Saat seeorang yang berarti bagi saya mati
  2. Saat sedih atau tersentuh
  3. Saat diputuskan oleh kekasih
  4. Saat dipaksa menikah
  5. Saat menonton pertandingan olahraga
  6. Saat memperoleh tujuan yang sangat penting
  7. Saat melakukan kesalahan dalam bekerja
  8. Saat sendirian
  9. Saat saya "digurui"
  10. Saat harga diri saya dilukai
  11. Saat saya dihianati oleh teman saya
  12. Saya jarang nangis

PERHATIAN : pertanyaan nomor 15-20 merupakan pertanyaan "ya atau tidak".

Nomor 15 : Apa kamu berpikir pesulap sangatlah hebat?
  1. ya
  2. Tidak

Nomor 16 : Menurutmu, benarkah jika polisi menggunakan kekerasa saat melakukan penangkapan?
  1. ya
  2. tidak

Nomor 17 : Apakah kamu merasa tidak nyaman saat rak bukumu berantakan?
  1. ya
  2. tidak

Nomor 18 : Apa kamu sangat setia pada kekasihmu?
  1. ya
  2. tidak

Nomor 19 : Aku tidak peduli apapun yang terjadi selama aku baik-baik saja
  1. Ya
  2. Tidak

Nomor 20 : Aku tidak suka mengatur sesuatu

  1. Ya
  2. tidak

Ok, setelah selesai memilih, klik tombol/tulisan di sebelah kiri untuk melihat hasilnya.
Jika ingin mereset jawaban, klik yang sebelah kanan.

nanti, hasilnya akan berupa tipe nen dan poin tiap tipe nen secara berurutan dari kyouka, henka, houshitsu, gugenka, sousa dan terakir tokushitsu. Tipe nen dengan poin terbesar menunjukkan tipe nen mu.


Hasil yang saya peroleh adalah :

Kyouka        : 181
Henka         : 236 --> tipe nen saya
Houshitsu   : 40
Gugenka     : 176
sousa           : 76
tokushitsu   : 161

 -----------------------------------
Credits : Anri, www.nexgear.com
------------------------------------