HxH eps 7 : Trauma x Batas x Jebakan Mains

Sunday, May 2, 2010

Ujian terus dilanjutkan. Semua peserta masih berlari mengikuti satotsu  dan tampak mereka sangat kelelahan. Di antara mereka, seorang berkepala botak berbicara pada peserta disebelahnya bahwa orang itu tidak sekuat yang ia duga jika dalam ujian tahap 1 saja sudah kelelahan berlari. Pria berkepala botak itu sendiri memang tidak terlihat kelelahan.

Sementara itu, gon dan killua mencari leorio. Namun di tengah perjalanan, mereka bertemu tompa yang tergeletak. Tompa kemudian perlahan bangun dan meminta mereka melihat ke atah yang ia tunjuk. Katanya sesuatu yang buruk terjadi padanya dan leorio. Mereka masuk ke dalam sebuah perangkap yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya. Gon dan kurapika pun menuju ke tempat yang tompa tunjukkan. Setelah mereka pergi, tompa pun berdiri dan tersenyum sinis. Ia lalu pergi meninggalkan tempat itu.

 
DI tempat lain, nicole terlihat seperti orang gila yang ketakutan. Ia melihat bayangan orang-orang di sekelilingnya yang terus menghinanya dan mengatakan bahwa ia adalah kesalahan dan tidak cocok megikuti ujian hunter. Saking takutnya, ia jatuh ke tanah dan berteriak-teriak. Leorio yang bersamanya menjadi heran. Tiba-tiba, muncul suara seseorang memanggil nama leorio dari arah belakang. Leorio berbalik dan melihat bayangan sesoorang berpakaian merah muda. Sambil terbata-bata, leorio menyebutkan nama orang itu, yaitu Pietro. Tiba-tiba, leorio sudah berdiri di suatu kota di pinggir pantai. Orang yang bernama Pietro tadi muncul juga dan masuk ke dalam sebuah rumah. Leorio kemudian mengikutinya.

Bayangan pietro yang muncul

Gon dan Kurapika akirnya menemukan nicole yang sudah tergeletak di lantai. Kurapika memanggilnya. Nicole kemudian perlahan bangun dan terlihat mukanya penuh keringat dan air mata. Nicole tampak seperti orang yang linglung dan tidak bisa berpikir lagi. Nicole berdiri dan kemudian berjalan pelan meninggalkan mereka sambil sebentar-sebentar tertawa kecil seperti orang gila. Gon dna kurapika kemudian bergegas mencari leorio.

Tidak jauh dari situ, ternyata leorio sedang berjalan menyusuri salah satu lorong dalam terowongan itu. Ia terlihat seperti terhipnotis dan memanggil-manggil nama pietro. Dalam pikiran leorio, ia masuk ke dalam sebuah rumah dan di depannya tergeletak di tempat tidur seseorang yang mukanya di tutup oleh kain. Orang itu tidak lain adalah orang bernama Pietro tadi. Leorio kemudian memanggilnya. Orang tadi kemudian berkata pada leorio bahwa leorio terlambat. Sekarang ia sudah mati dengan menyedihkan. Tubuh yang leorio lihat saat itu adalah mayatnya. Ia kemudian meminta leorio untuk menyembuhkannya karena leorio hampir menjadi dokter. Pietro terus memanggil nama leorio dan memintanya meneyembuhkannya. Leorio merasa bersalah dan takut lalu berteriak.

Leorio melihat mayat pietro

Dari kejauhan, gon dan kurapika mendengar teriakan leorio. Namun, tiba-tiba kurapika berhenti. Tatapannya menjadi kosong. Dalam pikiran kurapika, ia melihat bayangan laba-laba yang besar dan kemudian menyebutkan kata Genei-Ryodan. Kurapika mengeluarkan senjatanya dan mengambil posisi menyerang. Dalam pikirannya, ia mendengar suara kuda yang berlarian. Akirnya ia terduduk diam dan menunduk hingga akrinya jatuh tergeletak. Iris Mata kurapika pun juga berubah warnanya menjadi merah. menjadi merah. Gon kemudian menggendong kurapika dan kembali mencari leorio.

Kurapika ketakutan

Tompa yang saat itu sedang kembali ke jalan peserta lain berlari bertemu dengan anak yang menaiki skateboard yang datang dari arah yang berlawanan dengannya. Anak itu menghalangi langkah tompa dan bertanya apakah ia menjebak gon dan yang lain. Tompa  menyangkalnya. Namun anak tadi mengatakan bahwa orang yang menggunakan cara kotor akan mati dengan cara yang kotor pula. Anak itu kemudian pergi. Tompa yang ketakutan menghela napas dan kemudian melanjutkan untuk kembali ke peserta yang lain.

Di lain tempat di pinggir laut, leorio terlihat sedang duduk termenung. Di dektanya ada pietro. Leorio meminta maaf padanya karena tidak dapat menolongnya dulu. Ia tidak memiliki uang untuk mengoperasinya. Ia juga tidak punya uang untuk kuliah kedokteran dan menolongnya. Ia menyalahkan dirinya karena dulu ia tidak memiliki uang. Leorio kemudian melihat ke arah pietro dan kaget karena yang dilihatnya adalah tengkorak. 

Kurapika yang sedang digendong gon pun meronta-ronta. Ia seperti melihat sesuatu yang memankutkan. Tiba-tiba, anak yang memakai skateboard datang dan menendang kurapika. Akirnya kurapika sadar. DI situ anak tadi mengatakan bahwa sebenarnya bau harum/manis yang mereka cium bukanlah bau getah penembuh, tetapi merupakan bau getah pohon hayalan yang dulu digunakan oleh para pembunuh bayaran. Bau getah phon itu membuat orang yang menciumnya akan teringat pada masa lalunya yang menyakitkan sehingga dapat merusak pikiran seseorang. Akirnya mereka sadar bahwa tompa telah menjebak mereka. Anak tadi kemudian menyuruh mereka untuk beregegas mencari leorio agar dapat menyusul peserta lain. Di situ, gon menanyakan lagi siapa nama anak itu dan akirnya ia memberitahu bahwa namanya Killua, peserta nomor 99. Gon kemudian bertanya bagaimana mereka bisa menyusul yang lain. Killua menjawab bahwa ia akan meledakkan dinding terowongan yang tertutup getah dengan bom kecil yang ia bawa.

Saat itu, terlihat leorio masih terduduk di pinggir laut. DI belakakngnya, tengkorak pietro memintanya untuk menemaninya mati. Karena leorio tidak cocok menjadi dokter dan suatu saat semua makhluk hidup pasti akan mati. Leorio mengikuti pietro. Namun ia berhenti dan mengatakan bahwa ia tidak bisa mati sekarang. Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama dan ingin menolong orang sakit yang lain yang juga tidak memiliki uang sama seperti nya dulu sehingga tidak perlu mengalami hal serupa. Ia pun meminta maaf pada pietro. Pietro pun akirnya meminta leorio untuk menjadi dokter. Leorio pun terdiam dan tiba-tiba, pieotro meledak!

Terjadi ledakan besar di terowongan itu dan leorio pun tersadar. Di sana muncul gon, kurapika dan killua. Kurapika kemudian menjelaskan bahwa leorio telah terjebak oleh getah pohon hayalan. Killua akirnya menyuruh mereka berhenti bicara dan segera mencari peserta lain. Ia kemudian melemparkan bom lain yang ia bawa dan meledakkan dinding terowongan.

Killua, gon dan kurapika menyelamatkan leorio

Di terowongan lain, para peserta masih terus berlari. Sebagian dari mereka ada yang jatuh kelelahan. namun tompa berhasil kembali dan bertemu amori bersodara. Amori bersaudara berkomentar bahwa tompa telah berhasil lagi menyingkirkan pemula di ujian hunter itu. Tiba-tiba, terowongan yang mereka lalui bergetar.
Tiba-tiba, tembok terowongan itu hancur terkena ledakan. Dari dalam ledakan, muncul killua, gon, kurapika dan leorio. Satotsu yang melihat hal itu terkesan karena mereka bisa meloloskan dari terowongan di sebelah yang diselimuti oleh getah pohon hayalan. Tompa sangat kaget dengan hal itu. Leorio kemudian mendatangi tompa dan akan memukulnya. Namun gon dan kurapika menenangkannya.


MEreka semua kemudian melanjutkan berlari. Satotsu mengatakan bahwa mereka hampir sampai di pintu keluar yang melewati jalan menanjak yang curam. Satotsu kemudian menambahkan kecepatannya sedikit. Dalam perjalanan ke pintu keluar, kurapika dan leorio saling ngobrol. Kurapika akirnya tahu apa tujuan leorio sebenarnya dan berharap leorio dapat menjadi seorang dokter. Leorio pun masih tetap mennyangkal dan berkata ingin mendapatkan banyak uang.
Gon juga berlari dengan killua dan saling ngobrol. Killua bertanya mengapa gon ingin sekali menjadi hunter yang menurut killua sangat membosankan. Gon menjawab karena ayahnya juga seorang hunter. Sleain itu, gon juga ingin meminjam skateboardnya suatu saat nanti. Namun killua memberikan gon syarat yaitu jika gon juga mau meminjamkan pancingnya ^^


Pintu keluar terowongan

AKirnya mereka keluar dari terowongan dan tiba di Rawa Numele. Satotsu kemudian menjelaskan bahwa untuk mencapai tempat ujian hunter tahap 2, mereka harus melewati rawa ini. Di rawa ini terdapat banyak hewan langka. Selain itu ada pula hewan yang suka menipu manusia untuk memakannya. Oleh karena itu, satotsu meminta mereka untuk tidak tertipu oleh hewan itu.

Pintu terowongan pun tertutup dan mereka akan melanjutkan perjalanan. TIba-tiba, dari balik sebuah ruangan dekat situ, muncul seseorang yang membawa makhluk yang mirip seperti manusia.
Ia mengatakan bahwa satotsu adalah penguji palsu dan ialah yang merupakan penguji sebenarnya. Semua orang menjadi heran dan bingung apa yang sedang terjadi.

Orang yang mengaku sebagai penguji



--HxH eps 7 selesai--

0 Comments: